RoadTripMbokJastra# Bu Anna Tanpa Tanda Jasa

Assalamualaikum,

(7/11/17) Temans, pada setuju kan kalo guru adalah pahlawan tanpa jasa. Kali ini saya mau cerita tentang pertemuan saya dengan guru yang mengajar saya ketika masih belajar di taman kanak-kanak sekitar tiga puluh tahun yang lalu.


Lebih dari seperempat abad tidak berjumpa, rasanya senang masih bisa ketemu lagi. Walau hanya sebentar saja. Dari beberapa guru yang mengajar pada saat saya sekolah dulu, kini masih tersisa satu yang masih aktif di TK Teladan Pertiwi Tunas Harapan. Saya biasanya menyebut TK ini dengan TK Pertiwi.

Nama ibu guru saya ini adalah Ibu Anna. Dulu ketika saya masuk TK A, beliau adalah guru paling muda diantara guru-guru yang lain. Perawakan bu Anna tinggi  semampai dengan kulit putih. Melihat bu Anna senyum bikin hati teduh. Itulah bayangan tentang bu Anna yang terpatri di dalam benak saya hingga kini.

IMG_20171107_101036_HDR-01

Hari demi hari berlalu. Sepuluh tahun berlalu sejak terakhir kali saya menginjakkan kaki di Bukittinggi. Dalam rangka #RoadTripMbokJastra ini saya sudah berniat dalam hati. Insya allah nanti kalo udah sampe di Bukittinggi saya ingin singgah ke TK Pertiwi dengan membawa anak saya. Supaya mereka tau ini lho TK bunda mereka dahulu kala. Hehehe.

Pagi itu kebetulan saya lewat jalan Panorama Bukittinggi. Biasanya suka lewat sana siang hari dan Sekolahan udah dikunci. Saya dan duo bujang kecil masuk dari pintu samping.

Seorang guru melihat saya. Masih muda.

“Assalamualaikum, Bu.” Ujar saya. Tentunya menyapa dengan ramah.

“Waalaikumsalam. Mancari siapo, Bu?”

Tampaknya ibu gura muda ini bisa membaca wajah saya yang celingak celinguk mencari satu sosok.

“Kalau ibu Anna masih ma aja di siko, Bu?”

“Bu Anna masih, tapi nan lain lah ndak ado lai, Bu. Tingga bu Anna surang lai.”

Huwaaaa ibu gura muda ini pinter banget deh membaca arah akan kemana pertanyaan saya selanjutnya. Kemudian saya diantar ke satu kelas yang mana bu Anna sedang mengajar.

Huwaaaa senangnya lihat bu guru cantik saya ini masih sehat wal afiat. Senyumannya masih seperti dulu, walau guratan wajahnya tidak bisa berbohong, beliau tidak lagi semuda dulu waktu saya terakhir bertemu. Entahlah tahun berapa. Hehe.

IMG_20171107_101111_HDR-01

Kami berbincang sebentar, kemudian bu Anna memperkenalkan saya kepada murid-muridnya di kelas. Daaaan anak-anak TK itu bengong ketika bu Anna bilang saya adalah muridnya bu Anna juga. Wakaka.

Well, duo bujang saya paling males nungguin emaknya mengobrol. Saya baru mau mulai ngobrol, mereka kabur keliling taman TK yang luas. Serasa sekolahan sendiri. Hanya sedikit perubahan di TK ini.

IMG_20171107_100858_HDR-01

IMG_20171107_101325_HDR-01

Walau tidak lama bertemu dan berbincang-bincang dengan bu Anna, tapi hati ini merasa senang.

Yuklah mengitari sejenak tiap jengkal halaman TK Pertiwi ini sambil memperhatikan duo bujang kecil yang kesenengan dapet mainan baru.

IMG_20171107_101259_HDR-01

IMG_20171107_101306_HDR-01

IMG_20171107_100837_HDR-01

Mataram, 4 Januari 2018
Ditulis oleh Vidy

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s