SAKURA

2016-07-11_23.13.08

(11/07/16) Setelah sempat off menjelang lebaran, kembali lagi dengan tulis menulis. Sakura. Ah, siapa yang tidak kenal bunga khas negara Jepang satu ini. Semua pasti setuju jika bunga ini sangat cantik ketika sedang mekar. Saya termasuk salah satu penyuka bunga satu ini.

Sekitar bulan Januari 2016, sebuah postingan tentang wisata menarik di kota Bogor masuk dalam timeline facebook saya. Belasan tahun tinggal di Bogor, tetap saja saya tertarik untuk mengklik wisata apa saja yang dimaksud. Berselancar di dunia maya pun dimulai. Benar saja, ada beberapa tempat wisata baru yang saya tidak tahu, tapi ada juga tempat wisata yang sudah eksis dari sejak saya kecil namun saya belum sekalipun menjejakkan kaki di sana. Wkwkwk.

Yuk, lanjut baca, ada apa dengan bunga sakura dan tentu saja apa kaitannya dengan wisata di Bogor! Mari kita menjelajah wisata di Indonesia tercintah ini.

Kebun Raya Cibodas. Entah kenapa dalam postingan tersebut tempat wisata ini masuk dalam tempat wisata di kota Bogor. Karena lokasi kebun raya ini sebenarnya kurang tepat jika dimasukkan dalam wisata kota Bogor. Secara administrasi Kebun Raya Cibodas masuk dalam kabupaten Cianjur.

Nah sekarang, apa hubungannya bunga sakura nun jauh di Jepang sana dengan Kebun Raya Cibodas yang terletak di salah satu kabupaten di Indonesia ya??? Jawabannya sakura. Ya, bunga sakura. Ada bunga Sakura di Kebun Raya Cibodas. Bunga tersebut hanya mekar dua kali dalam setahun. Sekitar bulan Januari hingga Februari dan Juli hingga Agustus. Sangat menarik. Melihat deretan angka di kalender, ada waktu yang pas antara jadwal pulang kampung saya dengan jadwal mekarnya bunga ini. Saya berencana untuk pulang kampung ke Bogor ketika lebaran sekalian untuk lahiran. Lebaran tahun ini jatuh pada bulan Juli. Ah, jadi kepengen liat si bunga sakura. Keinginan ibu hamil ada-ada saja. Hahaha.

Lebaran usai. Cuti bersama dari pemerintah juga usai. Rata-rata pegawai kantoran sudah masuk kerja di hari senin, 11 Juli 2016, walaupun anak-anak belum masuk sekolah. Sesuai rencana yang sudah disusun dengan ketiga adik saya, kami pun jalan ke Kebun Raya Cibodas bersama para bocah.  Tapi kali ini para bapak bocah-bocah tidak ikut menyertai karena sudah harus kembali bekerja. Jadi yang masuk dalam rombongan hanya saya berempat bersaudara, beserta lima bocah dan tidak lupa inyik dan oma-nya para bocah.

Saya dan rombongan tiba di Kebun Raya Cibodas ketika waktu sudah menunjukkan jam makan siang. Macet menghambat laju kendaraan. Kini mobil pribadi bisa masuk ke dalam Kebun Raya. Jadi Saya yang sedang hamil besar tidak terlalu risau menjelajahi Kebun Raya yang sangat luas ini. Hijaunya dedaunan menyambut kedatangan saya dan rombongan di Kaki gunung Gede-Pangrango ini.

Ketika mobil baru saja melewati gerbang Kebun Raya Cibodas, sebuah petunjuk arah tempat rekreasi berdiri manis di samping kiri. Ada plang yang menujukkan kearah Taman Sakura. Rasa  Mobil melaju mengikuti plang tersebut. Sakura oh sakura. Saya jadi tidak sabar untuk melihat bunga yang satu ini.

Cukup berliku jalan yang dilalui. Jika harus berjalan kaki rasanya saya tidak sanggup. Jalan yang ditempuh naik turun mengikuti kontur tanah. Ketika mobil memasuki sebuah lembah yang terdapat aliran sungai nan jernih di tengahnya, ada sebuah plang bertuliskan Taman Sakura berdiri manis di sebelah kiri. Saya segera celingak celinguk mencari si bunga sakura. Ah tidak ada pohon bunga sakura seperti foto yang saya lihat di postingan wisata waktu ini. Namun anak-anak dan ponakan-ponakan saya sangat tertarik melihat air sungai yang mengalir. Mereka minta turun. Parkir di sekitar taman tersebut penuh. Mau tidak mau mobil terus melaju mengikuti jalan satu arah.

Mobil terus melaju mengikuti jalan hingga kami menemukan sebuah gapura, gerbang keluar Kebun Raya Cibodas. Namun tepat sebelum pintu gerbang keluar ada sebuah belokan ke sebelah kanan lengkap dengan sebuah papan petunjuk untuk kembali menuju ke dalam kebun raya. Arah menuju Taman Sakura juga terdapat di dalam plang tersebut. Mobil mengikuti tanda yang ada di papan petunjuk tersebut. Tak lama setelah belok kanan, kami menemukan kembali gerbang utama tempat masuk Kebun Raya Cibodas. Mobil mengikuti jalanan aspal yang turun naik.

Anak-anak sangat ceria ketika mobil memasuki area lembah yang terdapat aliran sungai di tengahnya. Air mengalir di antara bebatuan besar yang banyak terdapat di aliran sungai. Selain itu juga ada jembatan yang menghubungkan dua sisi Taman Sakura ini.

Alhamdulillah kalo rezeki enggak akan ke mana. Tadi ketika melewati Taman Sakura ini, parkiran mobil yang tersedia di sekitar taman sudah penuh. Alhamdulillah melewati taman ini untuk kedua kalinya ada mobil pengunjung lain yang hendak keluar. Kami sabar menunggu hingga mobil tersebut selesai keluar dari parkiran.

2016-07-18_02.24.46

Pengunjung duduk-duduk santai beralaskan tikar seadanya di sekitar aliran sungai. Banyak yang membawa bekal makan siang sendiri. Ada yang membawa dengan rantang, ada yang membawa nasi bungkus, dan lain-lain. Tapi bagi pengunjung yang tidak membawa bekal makan seperti saya, tidak perlu khawatir. Ada kantin di dekatareal parkir Taman Sakura. Harganya pun bersahabat. Malahan menurut saya harga yang ditawarkan untuk sebuah lokasi wisata sangat murah. Paket nasi yang sudah lengkap dengan ayam, sambel, sayur lalapan dan tahu tempe hanya Rp. 24,000. Nasi goreng biasa Rp. 18,000. Ada juga yang menjual jagung bakar, sosis bakar, mie ayam, bakso, minuman kopi, dan lain-lain.

Selain kantin, di area Taman Sakura ini juga tersedia musholla untuk sholat dan juga toilet. Jangan Tanya tentang airnya nya. Bbbbrrrrrr dingin. Jadi pengunjung tidak perlu khawatir soal makanan, beribadah termasuk urusan ke kamar mandi. Hehehehe.

Di dekat Taman Sakura ini juga ada air terjun. Tapi saya tidak tau apa nama air terjun tersebut karena bocah-bocah kecil lebih tertarik dengan air si aliran sungai nan jernih tersebut. Kami hanya melihat sekilas air terjun tersebut ketika mobil lambat laun meninggalkan kawasan taman sakura.

Dari tadi hanya membahas segala fasilitas yang ada di taman sakura. Bagaimana ya  dengan si bunga sakura sendiri? Hehehe…  Bisa dikatakan kami cukup beruntung datang pada hari ini, walau sebenarnya tidak bisa juga disebut sangat beruntung. Sebagian besar daun-daun pohon bunga sakura sudah meranggas, menyisakan batang utama beserta ranting. Namun si bunga sakura belum memasuki masa mekar sempurna.

Jika diperhatikan dengan seksama pohon-pohon bunga sakura yang sudah meranggas tersebut maka akan terlihat kuncup dan bunga-bunga kecil berwarna pink. Ya itu dia si bunga sakura. Bunga sakura di pohon-pohon tersebut baru masuk fase akan berbunga. Jadi ada pohon yang sudah terdapat cikal bakal bunga sakura, ada yang satu dua sudah mekar, bahkan ada juga pohon yang belum ada cikal bakal bunga sakuranya. Kalo menurut si bapak tukang parkir, butuh waktu seminggu bagi bunga sakura tersebut untuk berkembang sebelum mekar sempurna selama kurang lebih empat hari. Hm…tampak kecepatan seminggu berkunjung ke Kebun Raya Cibodas ini. Kami pun sibuk mencari pohon yang sudah ada cikal bakal bunga sakuranya.  Alhamdulillah ibu hamil seperti saya enggak manyun-manyun banget dateng jauh-jauh ke kebun raya ini. Bunga Sakura yang sudah terbayang sejak bulan Januari bisa dilihat dengan nyata. Hahaaaay…Siapa tau someday bisa take off jalan-jalan ke Jepang liat bunga Sakura yang beneran tumbuh di Jepang. Hehehehe…

Kalo berdasarkan papan informasi Taman Sakura yang dipasang oleh pihak pengelola Kebun Raya Cibodas, Taman Sakura ini dibangun pada bulan Maret hingga Desember 2007 dengan luas sekitar 6,647 m2.  Taman Sakura ini dibangun dengan konsep Japanese Style dan berada di lokasi yang cukup strategis. Koleksi yang terdapat di Taman Sakura ini ada empat jenis, yaitu Prunus cerasoides D. Don, Prunus Arborea (Blume) Kalkman, Prunus costata (hemsl) Kalkman dan Prunus Sp. Jenis Prunus cerasoides bisa berbunga dua kali dalam satu tahun, yaitu sekitar bulan Januari hingga Februari dan bulan Juli hingga Agustus. Keindahan bunga ini dapat dinikmati sekitar empat hari dan lamanya pembungaan dari sejak tumbuh kuncup hingga gugur adalah sekitar satu minggu.

2016-07-18_02.11.53

Setelah para bocah puas bermain air di aliran sungai, saya dan rombongan pindah ke area lain di kawasan Kebun Raya Cibodas ini yang memungkinkan bagi para bocah untuk bermain bola.  Sampai bertemu ditulisan berikutnya. Masih di kawasan Kebun Raya Cibodas..

Bogor, 18 Juli 2016

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s