Otak-otak Makassar, Rezeki Ibu Hamil

(19/5/2016) Rasanya “sesuatu” banget bisa makan Otak-otak Makassar di Mataram, Lombok. Ini yang saya sebut “kalo sudah rezeki enggak akan lari kemana”. Hingga saat ini saya belum menemukan ada warung makan atau resto dan semacamnya di kota Mataram yang menjual otak-otak khas makassar di kota Mataram. Beda dengan coto makassar, konro ataupun es pisang hijau. Usaha kuliner dengan tiga menu ini mulai tumbuh seperti jamur di musim hujan. Banyak sekali yang jualan. #Jangan tanya rasa. Hehehe.

Ketika trimester awal kehamilan ketiga ini, saya sempat beberapa kali bertanya kepada Nana, salah seorang sahabat sejak zaman kuliah dulu yang kini berdomisili di kota Makassar, Sulawesi Selatan, untuk mengirimkan Otak-otak Makassar tersebut langsung dari sana. Namun sayang si otak-otak enggak bisa dikirim. Takut basi sampe Mataram. Hiks. Ya sudahlah. Belom rezeki.

Beberapa hari sebelum “hari penjemputan otak-otak di hotel” saya dikabari Nana bahwa beberapa temennya akan liburan ke Lombok. Mereka menginap di kota Mataram. Tawaran untuk menjemput otak-otak khas Makasaar di hotel tempat temennya menginap saya terima dengan senang hati. Baiklah!

Alhasil malam itu saya menjemput Otak-otak Makassar di lobby hotel Pratama Mataram dengan memboyong kedua anak bujang kecil saya, Adha dan Rama. Mereka sepertinya enggak rela emaknya melangkah sendiri.

IMG_20160520_200636

Ada satu hal yang membuat saya senyum-senyum sendiri dalam hati. Setelah Otak-otak Makassar di tangan, Adha, anak sulung saya, sibuk bertanya dan mencari satu sosok.

“Bunda, yang mana tante Nana?”

“Lho, tante Nana di Makassar, Nak.”

“Kenapa otak-otaknya udah sampe?”

“Tante Nana cuma titip otak-otak.”

Ternyata oh ternyata mas Adha penasaran yang namanya tante Nana. Hahaha. Semoga suatu saat bisa bertemu Nana lagi dengan membawa serta para bocah.

Pulang ke rumah, beberapa otak-otak langsung mendarat di dalam rice cooker. dihangatkan sebentar. Daaaaan setelah itu tentu saja nyam..nyam…Melahap dengan nikmatnya. Enggak ketinggalan anak bujang kecil saya, Ramadhan, juga ikutan makan. Tiga otak-otak pun habis dalam sekali duduk. Mas Adha, kakaknya, jangankan menyikat tiga, mencicipi sedikit saja ogah. Hm….

IMG_20160521_072715

 

Maacih otak-otaknya, Na! Gratis pula. Rezeki ibu hamil. Hehehe.

Mataram, 27 Mei 2016

Advertisements

2 thoughts on “Otak-otak Makassar, Rezeki Ibu Hamil”

  1. Kesampaian juga makan otak-otaknya. Heuheuheu..maafkan kemarin Papanya Rani buru-buru, gak sempat bawa otak-otak (dih, alasan! hahaha).

    Soon yakk, semoga saya ada kesempatan ke Makassar.

    Like

  2. iya mbak tutut, kesampean makannya walau harus bersaing sama dek rama yg demen juga sama si otak-otak. eh, santai ajah. masih diinget2 ajah yg satu itu

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s